GARUT, Kersamanah, [25 Juni 2025] – Pemerintah Kecamatan Kersamanah kembali menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan, sebagai agenda rutin yang mempertemukan berbagai unsur lintas sektor guna memperkuat sinergi program, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain Kepala Puskesmas, Camat Kersamanah, Plt. Sekretaris Camat, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa, serta unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Kersamanah menyampaikan bahwa seluruh aparatur pemerintahan harus senantiasa siap bekerja dan siap melayani masyarakat, terutama dalam isu-isu kesehatan yang masih menjadi perhatian, seperti COVID-19, tuberkulosis (TB), dan penyakit menular lainnya.
“Virus COVID-19 masih ada meskipun skalanya kecil. Selain itu, penyebaran TB juga perlu diwaspadai. Saat ini layanan cek kesehatan gratis sudah mulai berjalan. Mohon dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, karena jika berbayar bisa menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Camat juga menekankan pentingnya berpikir strategis dan kolaboratif.
“Negara-negara lain sudah bisa berpikir dan bertindak lintas negara. Kita di sini masih berjuang membenahi urusan internal. Ini menjadi tantangan kita bersama,” ujarnya.
Dalam sesi lainnya, beliau mengingatkan bahwa kesehatan adalah aset yang tak ternilai, dan tidak bisa diukur dengan uang.
“Kesehatan itu mahal. Jika sudah sakit, semuanya jadi tidak enak. Maka dari itu, kita harus mensyukurinya dan menjaganya,” tambahnya.
Camat turut mengimbau para kepala desa untuk mensosialisasikan kembali program pemeriksaan kesehatan gratis, mengingat masih banyak masyarakat yang belum mengetahui layanan tersebut secara menyeluruh.Selain itu, berdasarkan data DTSEN, diketahui bahwa sekitar 60% warga Kecamatan Kersamanah sudah tidak lagi memerlukan bantuan sosial. Hal ini menjadi indikator positif yang menunjukkan peningkatan kesejahteraan, sekaligus dorongan untuk terus menyukseskan program-program pemerintah ke depan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas menyampaikan paparan tentang capaian program kesehatan, mulai dari data kunjungan pasien sakit dan rawat inap, layanan kesehatan untuk kelompok usia produktif, hingga pelaporan pendidikan dasar. Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan TB sebagai salah satu fokus utama Puskesmas.
Dalam sesi tanggapan, salah satu kepala desa mengungkapkan bahwa masih terdapat masyarakat yang hanya ingin menerima manfaat bantuan tanpa mendukung program-program pemerintah yang menyertainya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi bersama seluruh peserta, yang difokuskan pada upaya penanggulangan TB secara efektif dan terpadu.
------------------------
(Foto: Yuda Franata/ Kec. Kersamanah Kab. Garut)
------------------------
Penulis : Fawwaz Kautsar
Penyunting : Fawwaz Kautsar